Home » Posts tagged 'Negara Berkembang'

Tag Archives: Negara Berkembang

Sejarah Kemerdekaan Negara Filipina

Selama Perang antara Spanyol dan Amerika, pemberontak Filipina yang dipimpin oleh Emilio Aguinaldo memproklamasikan kemerdekaan Filipina setelah 300 tahun lamanya dikuasai oleh Spanyol. Pada pertengahan Agustus, pemberontak Filipina dan pasukan AS telah menggulingkan Spanyol, tetapi harapan Aguinaldo untuk merdeka pupus ketika Amerika Serikat secara resmi mencaplok Filipina sebagai bagian dari perjanjian damai dengan Spanyol.

Salah satu negara kepulauan di Asia Tenggara, Negara Filipina dijajah oleh Spanyol pada akhir abad ke-16. Oposisi terhadap kekuasaan Spanyol dimulai di antara para imam Filipina, yang membenci dominasi Spanyol atas gereja-gereja Katolik Roma di pulau-pulau itu.

Di akhir abad ke 19 para pejuang FIlipina mulai menyerukan dan mengusahakan kemerdekaan negaranya tersbut. Pada tahun 1892, Katipunan, sebuah masyarakat revolusioner rahasia, dibentuk di Manila, ibu kota Filipina di pulau Luzon.

Pada Agustus 1986 Spanyol mulai merasa para pemberontak yang semakin membahayakan status penjajahannya tersebut, memaksa tindakan prematur dari para pemberontak. Pemberontakan pecah di Luzon, dan pada Maret 1897, Emilio Aguinaldo yang berusia 28 tahun menjadi pemimpin situs judi slot online.

Akhirnya di tahun 1897, para pasukan revolusioner berhasil dipukul mundur oleh militer Spanyol ke perbukitan di dekat Manila, dan Aguinaldo merundingkan kesepakatan dengan Spanyol. Sebagai imbalan atas kompensasi finansial dan janji reformasi di Filipina, Aguinaldo dan para jenderalnya akan menerima pengasingan di Hong Kong.

Sejarah Kemerdekaan Negara Filipina

Dengan dukungan skuadron Dewey di Teluk Manila, para pasukan revolusioner berhasil mengepung pasukan militer Spanyol yang terjebak di Manila, para pemberontak yakin akan menaklukkan Spanyol. Para pasukan militer Spanyol saat itu sedang menunggu pasukan darat AS, yang mulai mendarat pada bulan Juli dan mengambil alih posisi Filipina di sekitar Manila.

Pada tanggal 8 Agustus,Spanyol akhirnya pun setuju untuk bekerjasama dengan Amerika Serikat, tapi mereka memiliki dua buah syarat yang harus dipenuhi, Amerika Serikat harus membuat kemajuan ke ibu kota terlihat seperti pertempuran, dan dalam kondisi apa pun pemberontak Filipina tidak diizinkan masuk ke ibukota. kota.

Pada tanggal 13 Agustus, pertempuran antara pasukan revolusioner dan angkatan militer Amerika pun pecah di Manila, dan Amerika menepati janji mereka untuk mengusir orang Filipina setelah kota itu jatuh ke tangan mereka.

Karena keberhasilan Amerika merebut kembali kota Manila dari tangan pemberontak, pihak dari Spanyol dan Amerika membahas tentang perdamaian diantara mereka, Aguinaldo mengadakan majelis revolusioner, Malolos, pada bulan September.

Pada tanggal 4 Februari, yang sekarang dikenal sebagai hari Pemberontakan Manila, pasukan pemberontak yang dipimpin Agunaldo dan pasukan AS bertempur di dalam kota Manila untuk merebutkan kota tersebut.

Meningkatnya Konsumen Belanja Online Di Asia Tenggara, Indonesia Di Peringkat Tertinggi

Meningkatnya Konsumen Belanja Online Di Asia Tenggara, Indonesia Di Peringkat Tertinggi – Sebagian besar negara di wilayah kawasan Asia Tenggara sedang berjuang demi bangkit dari krisis ekonomi yang ditimbulkan seiring dengan munculnya varian delta di negara-negara tersebut. Ditambah lagi tingkat vaksinasi yang masih terbilang rendah di beberapa negara berkembang yang ada di kawasan ini.

Penerapan pembatasan sosial yang masih diberlakukan di beberapa negara tersebut seakan membatasi aktivitas transaksi jual beli secara langsung. Maka dari itu, tidak aneh kalau survei yang dilakukan oleh Facebook beserta Bain & Company menyatakan bahwa diperkirakan ada penambahan 70 juta orang di 6 negara Asia Tenggara yang lebih memilih untuk belanja online dan juga bermain slot secara online di agen judi online gacor paling sering menang selama terjadinya pandemi Covid-19 ini.

konsumen belanja online di asia tenggara

Bahkan, dikutip dari sumber yang sama jumlah konsumen pembeli online di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai 350 juta hingga akhir tahun 2021. Hal ini sejalan dengan perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce semakin semangat dalam mencari inovasi inovasi terbaru dan melakukan peningkatan daya tarik melalui perbaikan yang selalu dilakukan agar tetap bertahan dan dinikmati oleh pasar konsumen.

Prediksi yang dilakukan oleh Facebook dan Bain & Company memperkirakan 70 persen dari masyarakat yang berusia di atas 15 tahun dari negara-negara berkembang di Asia Tenggara tersebut bisa lebih meningkat lagi. Survei ini dilakukan oleh 16 ribu orang di negara-negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Bahkan ditambahkan, dari 6 negara yang disurvei, menyatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan ekonomi yang paling besar di Asia Tenggara, dan akan terus mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Populasi konsumen digitalnya diprediksi tumbuh sekitar 15 persen, dari 144 juta pada 2020 menjadi 165 juta pada 2021.

Survei yang dilakukan pada Mei 2021 lalu ini, juga situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1 menemukan bahwa responden menjawab sudah terlalu banyak berbelanja secara daring dan naik sebanyak 33 persen untuk 2020 dan 45 persen untuk 2021. Peningkatan ini dialami oleh masyarakat Singapura, Malaysia, dan Malaysia.

Proyeksi dan perhitungan dari pengeluaran belanja secara daring juga menjadi salah satu yang diteliti dengan rata-rata pertumbuhan 60 persen di 2021.

Di mana sebanyak USD 238 (Rp 3,38 juta) per orang pada 2020 naik menjadi USD 381 (Rp 5,42 juta) per konsumen.

Sekiranya diakumulasikan, sektor ritel daring di segala Asia Tenggara melonjak dari 5 persen menjadi 9 persen pada 2021. Angka hal yang demikian memperlihatkan percepatan yang lebih kencang dibandingi Brazil, China, dan India.